View First Unread
Minggu, 14 Mei 2017 | 06:21:51
# 1
yanuar
Member
image 115 x 115

TIPS MEMBUAT PUISI Ala Dhedi R Ghazali

TIPS MEMBUAT PUISI Ala Dhedi R Ghazali

 

Pernah ada yang bertanya, "Mas, bagimana caranya agar bisa membuat puisi yang bagus?"

Bagi saya pribadi, pertanyaan seperti itu adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Yang perlu dipahami adalah bahwa setiap orang mempunyai selera berbeda dalam menilai puisi itu bagus atau tidak. Semua juga tak lepas dari banyaknya genre puisi yang masing-masing mempunyai pengikut yang setia. Ditambah lagi penikmat puisi saat ini tak hanya dari kalangan sastra saja, namun juga kalangan umum. Itulah mengapa bagi saya puisi adalah sebuah karya yang bisa dilihat dari banyak sudut pandang. Namun yang pasti, tentu seperti karya tulis lain, puisi pun juga punya aturan-aturan yang memang harus diikuti. Sebuah cerpen tak bisa disebut puisi meskipun di dalamya banyak diksi-diksi yang bermajas indah. Pun juga sebaliknya puisi tidak bisa dikatakan sebagai cerpen. Meskipun banyak yang menganggap bahwa dalam berpuisi teori itu tak penting, namun bagi saya justru teori itu penting. Ketika kita mau membuat nasi goreng tentu kita perlu tahu resepnya agar bisa membuat nasi goreng. Begitu pula ketika membuat puisi, harus paham dulu unsur-unsur dalam puisi. Selama ini, teori di bawah inilah yang saya pakai dalam membuat puisi.

Menurut Herman J. Waluyo dalam bukunya Teori dan Apresiasi Puisi (1995), secara garis besar, unsur/struktur puisi terbagi dalam dua macam, yaitu struktur fisik dan struktur batin.

Struktur Fisik, yaitu unsur-unsur yang langsung tampak pada fisik puisi. Struktur fisik ini meliputi:

1. Diksi (pilihan kata). Dalam menulis puisi, penyair harus cermat dalam memilih dan mempertimbangkan kata-kata yang akan dipakainya dalam puisi agar mampu mewakili suasana, perasaan, serta keindahan puisinya.

2. Majas yaitu gaya bahasa. Dalam menyampaikan ide dalam puisinya sering kali pengarang menggunakan kiasan, yakni tidak secara langsung mengungkapkan makna.

3. Rima/ritme yaitu pengulangan bunyi pada puisi yang berfungsi untuk musikalitas atau orkestrasi yang dapat mendukung makna puisi.

4. Tipografi yaitu tata wajah atau tata letak kata-kata, baris-baris, serta bait-bait dalam sebuah puisi. Tipografi dipandang penting agar tidak menggeser makna dari kata-kata dalam puisi. Hal ini sangat jelas pada puisi kontemporer

5. Citraan atau pengimajian. Untuk memancing imajinasi pembaca maka penyair sering menggunakan kata atau susunan kata yang mengungkapkan pengalaman imajinasi.

Struktur Batin, yaitu unsur-unsur yang tidak langsung tampak pada fisik puisi, artinya harus digali dari fisik puisi tersebut. Struktur batin meliputi:

1. Tema, yaitu ide atau gagasan dasar atau pokok persoalan yang terdapat dalam sebuah puisi. Tema tersirat dalam keseluruhan isi puisi.

2. Amanat, yaitu pesan yang ingin disampaikan penyair melalui sebuah puisi. Pesan-pesan tersebut biasanya dihadirkan dalam ungkapan yang tersembunyi.

3. Perasaan, yaitu hal yang diekspresikan penyair dalam puisinya tersebut, mengingat bahwa puisi merupakan karya sastra yang paling mewakili ekspresi perasaan penyair.

4. Nada, yaitu sikap penyair terhadap pembaca melalui sebuah puisi. Nada ini bisa menyindir, menggurui, menasihati, atau hanya bercerita, dan sebagainya.

5. Suasana, yaitu keadan jiwa pembaca setelah membaca puisi atau akibat psikologis yang dialami oleh pembaca. Misalnya sedih, terharu, gembira, dan sebagainya.

Nah, kalau mau membuat puisi, pelajarilah unsur-unsur di atas. Bukan bagus atau tidaknya dulu yang dicari, namun benar atau tidaknya dulu. Soal permainan majas dan diksi, semua butuh proses agar bisa semakin ciamik.

Sedangkan soal tips dari saya sederhan saja,

Jika mau membuat puisi lihatlah apa yang ada di sekitar kita, apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Gunakan indera yang kita punya untuk memperhatikan dan merasakan itu semua. Misal kita sedang di tengah kota malam hari ditemani lalu-lalang keramaian. Resapi, rasakan lalu tuangkan dalam tulisan. Jika melihat hujan, rasakan apa yang ada di hujan itu, suasananya seperti apa, mainkan imajinasimu. Udah gitu aja.

 

Yukk Majukan Produk Ukm Indonesia karena dengan memajukan produk ukm indonesia ekonomi dapat bertumbuh. Selain itu produk ukm indonesia juga turut mengurangi penggangguran di indonesia khususnya kota purwokerto. Untuk belajar bisnis online kamu juga bisa join di komunitas pembicara internet marketing . Mari sama-sama berjuang untuk produk Ukm di Indonesia

Pernah ada yang bertanya, "Mas, bagimana caranya agar bisa membuat puisi yang bagus?"

Bagi saya pribadi, pertanyaan seperti itu adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Yang perlu dipahami adalah bahwa setiap orang mempunyai selera berbeda dalam menilai puisi itu bagus atau tidak. Semua juga tak lepas dari banyaknya genre puisi yang masing-masing mempunyai pengikut yang setia. Ditambah lagi penikmat puisi saat ini tak hanya dari kalangan sastra saja, namun juga kalangan umum. Itulah mengapa bagi saya puisi adalah sebuah karya yang bisa dilihat dari banyak sudut pandang. Namun yang pasti, tentu seperti karya tulis lain, puisi pun juga punya aturan-aturan yang memang harus diikuti. Sebuah cerpen tak bisa disebut puisi meskipun di dalamya banyak diksi-diksi yang bermajas indah. Pun juga sebaliknya puisi tidak bisa dikatakan sebagai cerpen. Meskipun banyak yang menganggap bahwa dalam berpuisi teori itu tak penting, namun bagi saya justru teori itu penting. Ketika kita mau membuat nasi goreng tentu kita perlu tahu resepnya agar bisa membuat nasi goreng. Begitu pula ketika membuat puisi, harus paham dulu unsur-unsur dalam puisi. Selama ini, teori di bawah inilah yang saya pakai dalam membuat puisi.

Menurut Herman J. Waluyo dalam bukunya Teori dan Apresiasi Puisi (1995), secara garis besar, unsur/struktur puisi terbagi dalam dua macam, yaitu struktur fisik dan struktur batin.

Struktur Fisik, yaitu unsur-unsur yang langsung tampak pada fisik puisi. Struktur fisik ini meliputi:

1. Diksi (pilihan kata). Dalam menulis puisi, penyair harus cermat dalam memilih dan mempertimbangkan kata-kata yang akan dipakainya dalam puisi agar mampu mewakili suasana, perasaan, serta keindahan puisinya.

2. Majas yaitu gaya bahasa. Dalam menyampaikan ide dalam puisinya sering kali pengarang menggunakan kiasan, yakni tidak secara langsung mengungkapkan makna.

3. Rima/ritme yaitu pengulangan bunyi pada puisi yang berfungsi untuk musikalitas atau orkestrasi yang dapat mendukung makna puisi.

4. Tipografi yaitu tata wajah atau tata letak kata-kata, baris-baris, serta bait-bait dalam sebuah puisi. Tipografi dipandang penting agar tidak menggeser makna dari kata-kata dalam puisi. Hal ini sangat jelas pada puisi kontemporer

5. Citraan atau pengimajian. Untuk memancing imajinasi pembaca maka penyair sering menggunakan kata atau susunan kata yang mengungkapkan pengalaman imajinasi.

Struktur Batin, yaitu unsur-unsur yang tidak langsung tampak pada fisik puisi, artinya harus digali dari fisik puisi tersebut. Struktur batin meliputi:

1. Tema, yaitu ide atau gagasan dasar atau pokok persoalan yang terdapat dalam sebuah puisi. Tema tersirat dalam keseluruhan isi puisi.

2. Amanat, yaitu pesan yang ingin disampaikan penyair melalui sebuah puisi. Pesan-pesan tersebut biasanya dihadirkan dalam ungkapan yang tersembunyi.

3. Perasaan, yaitu hal yang diekspresikan penyair dalam puisinya tersebut, mengingat bahwa puisi merupakan karya sastra yang paling mewakili ekspresi perasaan penyair.

4. Nada, yaitu sikap penyair terhadap pembaca melalui sebuah puisi. Nada ini bisa menyindir, menggurui, menasihati, atau hanya bercerita, dan sebagainya.

5. Suasana, yaitu keadan jiwa pembaca setelah membaca puisi atau akibat psikologis yang dialami oleh pembaca. Misalnya sedih, terharu, gembira, dan sebagainya.

Nah, kalau mau membuat puisi, pelajarilah unsur-unsur di atas. Bukan bagus atau tidaknya dulu yang dicari, namun benar atau tidaknya dulu. Soal permainan majas dan diksi, semua butuh proses agar bisa semakin ciamik.

Sedangkan soal tips dari saya sederhan saja,

Jika mau membuat puisi lihatlah apa yang ada di sekitar kita, apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Gunakan indera yang kita punya untuk memperhatikan dan merasakan itu semua. Misal kita sedang di tengah kota malam hari ditemani lalu-lalang keramaian. Resapi, rasakan lalu tuangkan dalam tulisan. Jika melihat hujan, rasakan apa yang ada di hujan itu, suasananya seperti apa, mainkan imajinasimu. Udah gitu aja.

 

Yukk Majukan Produk Ukm Indonesia karena dengan memajukan produk ukm indonesia ekonomi dapat bertumbuh. Selain itu produk ukm indonesia juga turut mengurangi penggangguran di indonesia khususnya kota purwokerto. Untuk belajar bisnis online kamu juga bisa join di komunitas pembicara internet marketing . Mari sama-sama berjuang untuk produk Ukm di Indonesia