View First Unread
Senin, 04 Mei 2015 | 15:45:12
# 1
admin
Administrator
image 115 x 115

Kisah Pasutri yang Pasok Narkoba ke Rutan Medaeng

Kisah Pasutri yang Pasok Narkoba ke Rutan Medaeng

SURABAYA - Peredaran narkoba di dalam rutan belum sepenuhnya terputus. Buktinya, salah satu jaringan pemasok sabu-sabu ke Rutan Medaeng ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim. Serbuk kristal terlarang itu dibawa dari Jakarta dengan menggunakan jalur darat.

Petugas mengamankan tiga orang. Mereka adalah Triyono alias Yoyon, 35, warga Batu; NH, 40, warga Surabaya; dan LK, 38, warga Surabaya. NH dan LK merupakan pasutri yang pernah ditahan di Rutan Medaeng.

Jaringan tersebut ditangkap setelah petugas menguntit cukup lama. Awalnya, beredar informasi bahwa ada pengiriman sabu-sabu 1 kilogram dari Jakarta ke Surabaya. Petugas berhasil memastikan sabu-sabu itu dibawa Yoyon. "Kami berhasil membuntuti sejak masuk kereta," kata Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Iwan Abdullah Ibrahim.

Selama di kereta, tim BNNP itu duduk dengan jarak tiga kursi dari pelaku yang membawa tas ransel hitam. Petugas ragu ketika Yoyon turun di Stasiun Kediri. Meski begitu, petugas tetap mengikuti sosok tersebut. Termasuk ketika mengarah ke terminal.

Tersangka kemudian baik bus arah Malang. Petugas terus menguntitnya dengan naik bus yang sama dan turun di Batu. Yoyon ternyata pulang ke rumah istrinya yang sebelumnya pisah ranjang. "Kami masih menunggu di dekat rumah sampai ada pembeli yang datang," katanya.

Selama menunggu, beberapa tamu datang silih berganti. Tapi, petugas masih ragu untuk langsung menangkapnya karena takut salah dalam memilih waktu. Tim BNNP juga beberapa kali berganti orang agar upaya itu tidak terdeteksi. 

Nah, pada hari ketiga, Yoyon keluar rumah dan mengarah ke Kota Malang. Dia dibuntuti tim berbeda yang menggunakan mobil L300 lawas. Untuk mengaburkan jejak, di atas mobil tersebut, diberi beberapa tandan pisang seolah-olah baru kulakan dari Batu. 

Pelaku ternyata masuk ke Terminal Arjosari. Di sana dia menemui NH dan LK. Petugas memarkir mobil lawas yang dinaikinya dengan posisi menghalangi kendaraan Yoyon. Tujuannya menghambat ketika akan kabur.